Skip to main content

Posts

Featured

Pertolongan Korban Bullying

Setelah menerima perundungan/ bullying sebagian besar korban selalu mengalami fase trauma. Apakah akan sembuh trauma ini? Kemungkinan sembuhnya sangat kecil. Jadi efeknya memang berkepanjangan. Jadi sebisa mungkin hindari membully anak.

Tak jarang orang tua menjadi salah satu pelaku perundungan. Kebanyakan berlaku secara verbal hingga fisik. Misalnya ; "kamu ini bodoh, gitu aja nggak bisa", panggilan seperti ndut, cungkring, tompel, kriting, dsb. Wah ternyata nggak kita sadari ya bahwa kita sering membully. Mungkin ekspresi anak kita biasa-biasa aja. Tapi coba pikir kembali apakah itu tidak melukai perasaanya? Nggak semua orang bisa secuek itu dengan panggilan yang sering kita anggap biasa. Mungkin itu akan memberi luka.

Lalu bagaimana cara mendukung anak setelah menjadi korban bullying
1. Love

Menunjukan rasa sayang dan perhatian ke anak adalah hal pertama yang harus kita lakukan. Karna setelah menerima perundungan mereka (korban) merasa rendah diri. Keberadaan dan kepedulia…

Adsme

Latest Posts

Bibit Bullying

Gara-gara Jus 8 juta #MoneySmartMenginspirasi

Checklist Start Up

It's Life

Sekolah Impian

Bahasa Kedua Anak

Keuangan Bocor Alus

Break the Rules

Menikah Berbeda dengan Berumah Tangga

Marriage Expectations

Sweet