Adsme

Tips Memilih Preschool


Lihat pertumbuhan anakku rasanya waktu berlalu begitu cepat, kayak baru kemaren lahiran. Eh sekarang udah lari kesana kemari. Belakangan sebagian temanku akan mendaftarkan anaknya sekolah. Beberapa orang yang menanyakan tips memilih preschool untuk si kecil. Berikut tipsnya :

1. Lokasi
Jarak antara rumah dan sekolah diusahakan tidak terlalu jauh atau mungkin sejalan dengan orang tua saat berangkat kerja. Kenapa ini penting? supaya anak tidak terlalu lelah dalam perjalanan yang akan ditempuh berangkat dan pulang selama ratusan hari dalam setahun. Menurut pengalaman saya sebagai guru, ketika si anak sakit dan orang tua harus menjemput, jarak rumah dengan sekolah sangat jauh dengan waktu tempuh sekitar 1 jam perjalanan paling cepat. Saya mengerti memang orang tua berusaha memberikan yang terbaik, tapi jika dalam kondisi darurat seperti inipun pihak sekolah juga tidak bisa membantu lebih (mengantarkan anak kerumah).

2. Kurikulum yang digunakan
Kurikulum ibarat makanan yang akan dikonsumsi anak selama mengikuti proses belajar di sekolah tersebut, jadi tanyakan secara langsung kepada front officer sekolah/ guru/ kepala sekolah. Visi misi sekolah, dan output yang mereka berikan. Apakah anak seusia preschool hanya duduk diam di kelas selama berbulan bulan? Tentu harus dipastikan, karna ini menyangkut pengalaman yang akan diterima anak selama bersekolah disana.

3. Sesuaikan dengan dompet
Biasanya para orang tua sudah menyiapkan dana preschool sejak jauh-jauh hari. Karna uang pangkal sekelas preschool (di daerah Bantul-Jogjakarta 3.5jt-8jt) cukup besar ya, meskipun riilnya bisa dicicil selagi anak bersekolah disana. Tapi tetap saja tidak perlu memaksakan dompet jika itu dirasa terlalu besar, belum lagi uang SPP bulanan yang berkisar 300ribu-800ribu. Bagaimana bunda, sudah sedikit pusing ya dengan angka segitu? Jadi ukur kemampuan keuangan juga ya. Belajar juga tidak harus dibebankan di sekolah, di rumahpun anak bisa belajar mengeksplorasi.

4. Sarana dan prasarana
Selain permainan, orang tua perlu mengecek kondisi kelas yang akan digunakan anak untuk belajar dan bermain apakah ada ventilasi udara, rak mainan yang dapat dijangkau anak atau tidak, kebersihan lingkungan sekolah. Lagi lagi ini penting banget, karna menyangkut kenyamanan anak dalam menerima ilmu. Kebayang nggak ruang kelasnya hanya terdiri dari 1 jendela tanpa ventilasi dan ruangannya gelap, apakah si kecil akan nyaman? Belum lagi jika rak mainan ternyata tidak dapat dijangkau anak-anak, artinya itu hanya sebagai pajangan kelas.

5. Trial class
Sekarang ini sudah banyak sekolah yang menyediakan layanan trial class, ada yang gratis dan berbayar. Tujuannya anak merasakan lingkungan sekolah sebelum masuk sekolah. Biasanya pihak sekolah akan menjelaskan tentang aturan dan waktu trial class, jadi anak hanya mengikuti kegiatan inti sekolah. Jadi nggak tiba-tiba ikut nimbrung di satu kelas ya. Karna guru juga perlu menyiapkan bahan mengajar lebih jika anak anda mengikuti trial class.

6. Cari info sebanyak-banyaknya
Info yang didapat tak hanya dari pihak sekolah, tapi bisa juga dari testimoni dari teman atau alumni sekolah tersebut. Bagaimana cara guru mengajar, apakah sekolahnya menyenangkan, banyak kegiatan diluar sekolah seperti field trip, dsb.

Jadi begitu kira-kira tips yang bisa digunakan untuk memilih sekolah untuk preschooler (anak usia dini).

Invest in future, invest in play

Comments

Popular Posts

Sweet