Adsme

Printable Peraturan Kelas

Hai semua!
Kali ini aku membuat classroom rules atau peraturan kelas berbahasa indonesia yang dapat digunakan untuk menjelaskan tentang peratuan yang berlaku di dalam kelas. Peraturan kelas itu adalah hal yang paling utama untuk mengawali kegiatan awal semester. Kebayang nggak kalo anak-anak tidak mengenal peraturan? Yang pasti anak tidak dapat diatur dengan mudah dan bisa dikatakan mereka tidak melanggar aturan. Kan aturannya belum dibuat. Kalo diawal semester aja nggak ada peraturan, nggak kebayang bisa menyelesaikan semester dengan baik. Demi menjaga emosi para guru, mari kita permudah kegiatan belajar mengajar dengan peraturan.

Nah, aku pengen mempermudah para guru untuk mengenalkan peraturan sederhana yang bisa diterapkan terutama untuk anak usia dini. Ya namanya juga awal semester, ini bagian dari orientasi. Jangan kapok dan merasa capek ya menjelaskan peraturan ini berulang-ulang.

1. Mata untuk melihat. Kadang ada lho anak yang menggunakan matanya untuk melototin temannya.
2. Telinga untuk mendengar. Kadang ada anak yang sibuk bermain sendiri dikelas saat gurunya sedang menjelaskan sesuatu.
3. Mulut untuk berbicara yang baik. Kadang ada anak yang menggunakan mulutnya untuk berkata kasar, berteriak-teriak di dalam kelas.
4. Tangan untuk menolong. Kadang ada anak yang memukul temannya, pasti sedih banget kan. Mana kita juga harus bikin laporan tentang adegan pukul memukul.
5. Kaki untuk berjalan. Kadang ada anak yang menggunakan kakinya untuk berlari dikelas, atau bahkan menyandung temannya.

Kebayang nggak kelas pasti berantakan tanpa peraturan sederhana ini. Jadi kita jelaskan peraturan ini diawal. Emang ribet diawal, nanti juga mereka terbiasa.

Kapan peraturan ini harus dijelaskan? Sebelum memulai pelajaran atau sebelum melakukan kegiatan diluar ruangan. Menurut pengalamanku, metode ini sangat membantu meringankan tugasku. Aku tak perlu berlari kesana kemari untuk mencari murid yang melanggar aturan. Karena ada konsekuensi yang harus mereka terima saat melanggar aturan. Misalnya : tidak bermain diluar saat istirahat, duduk di kursi berpikir, pokoknya kehilangan hak istimewa. Pemberian konsekuensi bertujuan untuk mendidik, bukan untuk membuat anak merasa kapok sekolah. Jadi yang realistis aja ya kalo ngasih konsekuensi.

Caranya :
Download, print, laminating dan tempel pada dinding kelas. Kenapa harus dilaminating? Supaya lebih awet dan terlihat rapih. Kalo nggak mau ngelaminating. Kalian bisa cetak pakai kertas ivory, nanti tinggal pilih ketebalannya (150, 230, 260). Let's scroll down.. klik pada tulisan DOWNLOAD dibawah gambar


Selamat mencoba teman-teman! Semoga berhasil menerapkan peraturan sederhana dikelas.
Kalo kalian punya pengalaman tentang menerapkan peraturan dikelas, boleh benget sharing di kolom komentar. Terima kasih.

Comments

Popular Posts

Sweet